Wednesday, September 2, 2009

Tatkala Kamu Mencorakkan Dunia

Sesungguhnya manusia itu penuh perasaan suka dan benci, bangga dan kecewa tiap-tiap sisi perjalanan hidupnya.

Saat kamu melihat dunia, kamu merancang sesuatu kebaikan bagi diri kamu untuk di masa yang akan datang. Memikirkan masa depan yang lebih baik, daripada apa yang kamu miliki ketika itu.

Namun, tidak semua perancangan itu sama dengan saat dan ketika waktunya.

Setidak-tidaknya, kamu akan rasa kecewa apabila takdir tidak menyebelahi kamu. Mengharapkan sesesuatu pada realitinya 'belum pasti' merupakan satu pertaruhan hidup-hidup.

Hidup memang satu pertaruhan. Manusia yang berjaya itu, manusia yang bangun setelah jatuh. Tiada kenangan manis akan dikecapi, tanpa sesuatu kisah perjalanan yang penuh dengan titik-titik hitam.

Apabila kamu tidak menghadapi pahitnya kehidupan, mustahil kamu mampu merasakan kesudahan diakhir sebuah cerita.

Tatkala kamu mencorakkan dunia, sebenarnya Allah itu selalu bersama kamu dengan merancang sesuatu yang lebih baik untuk kamu, itulah qada' dan qadar, sebuah cerita yang sudah tertulis.

3 comments:

Firol said...

kita mengikut jalan cerita yang tercipta...

epullani said...

betul (^,^)

Syarinie Amran said...

setuju
hidup yang penuh liku2 membuatkan kita lebih matang dan menarik :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...